Deskripsi/Ringkasan
Sejarah Batur UNESCO Global Geopark
Dokumen ini merangkum nilai penting, fondasi ilmiah, keunikan, serta rekam jejak perjalanan sejarah Batur UNESCO Global Geopark (BUGGp) di Kintamani, Bali, dari penetapan nasional hingga dinamika proses revalidasinya oleh UNESCO.
Poin-Poin Utama
1. Pondasi Ilmiah & Keunikan Kawasan
Geodiversity: Memiliki fenomena double caldera (kaldera ganda) langka hasil letusan gunung purba, Danau Batur berbentuk bulan sabit, dan aktivitas gunung api aktif.
Biodiversity: Flora Taman Wisata Alam, fauna monyet ekor panjang, serta ras anjing Kintamani yang diakui dunia.
Cultural Diversity: Kebudayaan murni Bali Aga (Desa Adat Trunyan dengan tradisi pemakaman unik), sistem irigasi Subak, dan penerapan filosofi spiritual lima elemen alam.
2. Kronologi Perjalanan Menuju Pengakuan Dunia (2009–2012)
2009: Pembentukan Local Working Group (LWG) dan inisiasi konsep geopark oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI.
2010: Penyusunan dokumen dossier ilmiah dan pengesahan status Geopark Nasional pada bulan Juli.
2011: Pengiriman dossier ke GGN UNESCO dan penilaian langsung oleh tim asesor.
2012: 20 September 2012, Batur resmi ditetapkan sebagai Geopark UNESCO pertama di Indonesia.
3. Dinamika Evaluasi & Revalidasi (2016–2024)
2016 (Revalidasi I): Menghasilkan 11 rekomendasi perbaikan manajemen dan edukasi.
2020: Revalidasi tertunda akibat pandemi COVID-19.
2022 (Revalidasi II): Terlaksana pada bulan Juli dengan penurunan rekomendasi menjadi 6 catatan.
2024 (Revalidasi III): Terlaksana pada bulan Juli dengan hasil sangat memuaskan, hanya tersisa 3 rekomendasi.
Masa Depan: Batur terus berbenah secara konsisten untuk menyambut revalidasi berikutnya pada tahun 2028.